Kelembutan malam yg kejam hanya menyisakan untaian perih yang tersisa dari pesona siang.
Aliran kata yang terangkai syahdu tiada lagi terbaca oleh waktu.
Dan ketika jalan berpasir menjadi basah oleh kesedihan langit yang merelaksasi hati..
Kata itu ambigu..
Kata itu klise..
Kata itu rancu...
tiada dapat menumbuhkan kecambah biji ilalang...
Sepi dan hening membingungkan kunang-kunang terbang melayang..
Dingin dan basah kegelapan meredupkan nyali burung kud..
Namun biji mata ini enggan terpejam
mengurai dan mengeja kata
untaian doa yang hanya dapat tercipta..
lv
Jumat, 25 Juni 2010
Hening
Akupun selalu merayu pemilik cinta sejati.. Agar cintanya tak pernah pergi dari hatiku..
hingga buatku kokoh menuntun rindu yg tersesat dlm badai kehidupan ini
Aku juga mengadu pada pemilik mizan, tentang kelemahan dan dan ketidak berdayaanku
agar aku diberi kekuatan membawa cinta yg lemah diantara dera ombak ujian
Dalam rengkuhan dekapan majikan malaikat subuh yg membawa tombak kesejukan, aku berharap syetan malam tiada lagi mengusik intuisi
dg panah buaiannya.
Dalam pelukan lembut kekasih sejati kurasakan kedamaian jiwa ini..
hingga buatku kokoh menuntun rindu yg tersesat dlm badai kehidupan ini
Aku juga mengadu pada pemilik mizan, tentang kelemahan dan dan ketidak berdayaanku
agar aku diberi kekuatan membawa cinta yg lemah diantara dera ombak ujian
Dalam rengkuhan dekapan majikan malaikat subuh yg membawa tombak kesejukan, aku berharap syetan malam tiada lagi mengusik intuisi
dg panah buaiannya.
Dalam pelukan lembut kekasih sejati kurasakan kedamaian jiwa ini..
Senin, 16 November 2009
Penyair jalan

Aroma tanah kala hujan pertama
menampar membangunkan penyair jalan
dingin yg murka membasahi luka yg mulai mengering
menyayat mencabik kembali memori yg tertutup debu kemarau panjang
gemercik beralun mencakar hati sang penyair layaknya jemari syetan senja yg kejam.
Dalam rinai yg mengerutkan bulu kutilang tetap ada senyum penyair
senyum tabah atau senyum gila penyair yg tak pernah sakit saat terluka
bait bait ringannya mampu mempesona mendinginkan bunga perdu di tepi jalan
bait yg mengajarkan akan pilihan...
bait yg menjadi jurus malaikat fajar dalam pertempurannya dg iblis malam.
Dan biarkan penyair jalan tetap tersenyum dalam bait bait syair cintanya.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)